19/06/2021

Moonrakers: Permainan deck-building dan negosiasi antar prajurit sewaan [Review]

Sebagai salah satu kru dari geng kriminal The Moonrakers yang terkenal jahat, kemudi kapal bisa disetir sampai dengan lima pemain di gim deck-building ini. Gim ini sukses besar di Kickstarter, berhasil meraup nyaris US$ 410 ribu (setara dengan Rp 5,8 milyar) dari 6 ribu orang. Kami mendapat kepercayaan untuk mengulas Exclusive Edition yang hanya bisa didapat para pendukung Kickstarters, terima kasih kepada IV Studios.

Disclaimer: Saya adalah penikmat euro game dan cukup berkomitmen di Legend of the Five Rings LCG. Saya bukan pecinta variasi solo game. Dengan ini, saya ingin memberi gambaran mengenai bias yang mungkin muncul dalam penulisan artikel ini.

Saya mengerti sekali kalau kalian bukanlah penggemar sistem rating Board Game Geek, tapi untuk kali ini saja, ingin saya ajak buat mengapresiasi angka 8,1 yang diraih Moonrakers di sana. Dengan proses rating yang tak dapat diandalkan, tentu pertanyaan semacam “Apakah gim ini benar-benar sebagus itu?” bisa dimengerti. Di sini, kami akan menjawab pertanyaan itu.

Sudah banyak sekali video bagaimana cara bermain Moonrakers berseliweran. Maka dari itu, saya akan melompati topik ini dan langsung menuju ke poin-poin kami.

IMPRESI PERTAMA UNTUK MOONRAKERS

Warna biru sebetulnya bukan warna favorit saya, tapi sentuhan gelap dari warna ini sangat cocok dengan gambar yang digunakan di cover kotaknya. Dengan ilustrasi kapal-kapal Moonrakers yang sedang terbang melewati planet dan bulan, tema sci-fi nan futuristiknya sangat terasa.

Sepanjang yang saya tahu, edisi retailnya lebih menonjolkan warna ungu dengan ukuran kotak yang lebih kecil. Tanpa bukti fisiknya di depan saya, mungkin banyak perbedaan lain yang saya lewati. Kalau kalian memiliki edisi retailnya, boleh dibagikan bersama kami di sini!

Masih membahas tampilan luarnya, kotak Moonrakers tergolong besar tapi tidak sampai masif. Ketika melihat sisi interiornya, semua komponen sangat pas masuk ke dalam insertnya. Tidak ada namanya kantong plastik untuk menyimpan komponen-komponen, karakteristik yang sangat disukai banyak pemain. Berita bagus lainnya: insert-nya juga pas untuk mengakomodir kartu-kartu yang sudah di-sleeve. Harusnya ini sudah menjadi standar industri, ya!

Gim Moonrakers datang dengan satu buku aturan dan komik yang menceritakan bagaimana geng prajurit bayaran ini terbentuk. Saya menyarankan kalian buat membaca komiknya dulu sebelum belajar cara bermain. Komik ini tidak hanya menceritakan latar belakang yang menarik, tapi juga memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif.

Buku aturannya menjelaskan semua dengan sangat jelas, dan penuh dengan gambar yang mengilustrasikan semua kasus yang mungkin terjadi selama bermain Moonrakers. Kami selalu dengan mudah berkonsultasi kembali ke buku ini ketika bertemu hal-hal yang tidak jelas. Sangatlah mudah untuk mengerti keseluruhan konsep dan mulai bermain. Kalau kalian tipe yang belajar sembari beraksi, buku aturannya bisa sangat membantu.

KOMPONEN MANIS DAN ILUSTRASI YANG MENARIK

Sekali lagi saya tunduk pada board game yang cantik. Tim art mereka berhasil mengilustrasikan Moonrakers dengan jempolan.

Mereka menunjukkan gambaran yang hidup dari alur cerita para kriminal bayaran di luar angkasa. Pemilihan efek dan warna di ilustrasinya mendukung gambar-gambar yang baik ini.

Dengan hal-hal yang saya sebutkan di atas, saya bisa mengonfirmasi kalau banyak hal yang bisa dilihat dan dinikmati dari Moonrakers.

Kami sangat menyukai kode warna di tiap kartu yang membaginya ke tiap tipe. Dengan pembagian lewat warna yang jelas, para pemain dapat dengan mudah dan cepat mengerti kartu-kartu apa saja yang ada di tangan.

Ilustratornya juga melakukan upaya lebih dengan mengaryakan ilustrasi unik untuk tiap karakter, peralatan, dan lainnya. Tepuk tangan dulu untuk mereka. Kalau kita lihat kedua papan pemain dan papan utama, antarmuka penggunanya juga memberikan kesan seakan-akan kita sedang mengendarai pesawat luar angkasa di sistem antah berantah. Dengan mengombinasikan ini dengan cerita dari bukunya, Moonrakers menjadi salah satu gim yang bercerita.

Saya tidak akan mengeluhkan komponennya. Miniatur pesawatnya memang sangat sederhana tapi berhasil menjalankan misinya sebagai tracker dengan baik. Koin-koin dibuat dari metal dan terasa berat, dan hal ini memberikan sensasi menyenangkan ketika disentuh dan dipegang. Papannya sendiri tebal dan kuat, jadi bakal bertahan hidup untuk bermain berkali-kali di masa depan. Sekali lagi saya ingin mengingatkan, saya mendapatkan kopi dari edisi Kickstarter yang ekslusif di sini.

ALUR BERMAIN DAN YANG MEMBUAT KAMI MENYUKAI MOONRAKERS

Permainan kami cukup mulus bersama Moonrakers. Gimnya sederhana dan mudah dimengerti. Mekanik utamanya Moonraker adalah deck building, dan juga dipadu dengan aspek negosiasi. Semua pemain memulai permainan dengan komposisi deck yang sama. Selama permainan, kartu-kartu baru akan ditambahkan ke dalam deck tiap pemain. Kartu-kartu yang masuk ini bergantung pada gaya bermain tiap pemain nantinya.

Semua pemain akan menghadapi negosiasi yang alot, dan tentu saja dibumbui dengan pengkhianatan. Di tiap gililran, satu pemain akan menjadi pemimpin misi dan memilih untuk mengerjakan Contract atau diam di rumah.

Proses tawar menawar hanya dimulai ketika ada kontrak kerja di atas meja, dan pemimpin misi memilih pemain lain yang akan dibawa untuk mengerjakannya. Dalam negosiasi, semua pemain lain akan mencoba meyakinkan pemimpin ini untuk membawa mereka masuk ke dalam misi. Proses ini meliputi pembagian kerja dan bayaran yang diterima dari kontraknya.

Cara menang di Moonrakers

Mengumpulkan sepuluh poin Prestige adalah jaln satu-satunya untuk menang di Moonrakers. Karena mayoritas permainan dipenuhi dengan negosiasi, balapan menuju poin teratas akan sedikit licin. Kita harus saling bergantung dengan yang lain buat sampai ke atas.

Terkadang, memilih menjalankan kontrak sendiri adalah keputusan yang tepat. Semua upahnya jadi milik sendiri. Tetapi hal ini tidaklah semudah kelihatannya. Menjadi terlalu maruk bisa membawa petaka. Siapa tahu kalian berpikir bisa menjalankan kontrak level 4 sendiri, berharap lemparan dadu Hazard-nya bersahabat tapi malah tertimp malapetaka dan tidak siaga dengan jumlah Shield (warna hijau) yang cukup.

Kamu bisa saja sukses melaksanakan kontrak tapi tidak mendapatkan apa-apa, atau malah buntung dan kehilangan poin Prestige. Akhirnya, selain kehilangan poin, kehilangan momentum juga.

Di sisi lain, perlahan belum tentu pasti memenangkan permainan. Menekan rasa rakus bagus tapi kalau terlalu lambat mengumpulkan poin Prestige pun juga tidaklah pintar. Mungkin ada bagusnya kita sekarang mengacu pada kata-kata warren Buffett.

Be Fearful When Others Are Greedy and Greedy When Others Are Fearful

Warren Buffett

Sebetulnya menyelesaikan Contract bukanlah satu-satunya jalan mendapatkan Prestige poin. Kita pun harus tetap menyelesaikan Objective yang menurut saya lebih mudah. Tidak seperti Contract yang sering bergantung dengan pemain lain, kita bisa menyelesaikan Objective secara mandiri. Jangan salah, poin-poin dari Objective bisa memberikan perbedaan yang berarti nantinya.

Menggunakan poin aksi untuk memainkan kartu

Di tiap gilirannya, pemain memiliki satu poin aksi yang bisa digunakan untuk memainkan kartu. Jumlah kartu yang diperlukan dicetak di tiap kontrak. Pemain masih boleh memainkan kartu lain bahkan setelah kebutuhan di tiap kontrak terpenuhi. Biasanya, ini terjadi kalau sampai dadu Hazard memberikan serangan ekstra yang harus dinetralisir dengan kartu Shield.

Saat ini, akan muncul pertanyaan, bagaiman menyelesaikan Contract yang membutuhkan lebih dari satu kartu kalau kita hanya bisa menggunakan satu aksi di tiap putaran. Di Moonrakers, ada kartu Thruster (berwarna biru) yang memberikan pemain dua aksi ekstra. Kartu inilah yang menjadi pembuka ‘pohon’ aksi untuk menyelesaikan kontrak.

Upgrade deck dan pesawat

Karena kita dibatasi satu aksi per putaran, sangatlah penting buat upgrade dek kartu dan pesawat untuk bisa mengerjakan Contract secara efisien.

Pemain bisa membeli Upgrade yang tersedia di papan tengah dengan membayar sejumlah Credit. Berapapun Upgrade bisa dibeli selama uangnya mencukupi.

Beberapa Upgrade mengurangi bayaran poin aksi untuk kartu-kartu tertentu. Dengan demikian, ini bisa mengurangi jumlah kartu Thruster yang diperlukan untuk menjaga agar aliran aksi tetap berjalan. Hal ini sangat berguna mengingat kita memiliki batasan jumlah kartu di tangan di Moonrakers.

Selain fungsi diskon tadi, Upgrade juga membawa beberapa efek yang bisa digunakan selama permainan. Namun, pesawat tiap pemain hanya bisa dipasang sampai empat Upgrade saja. Memilih Upgrade yang tepat sasaran adalah keputusan yang bijak.

Upgrade juga memberikan kartu-kartu tambahan ke dalam deck, dan akan bercokol di sana sampai akhir permainan. Selain tambahan kartu dari Upgrade, kita juga bisa mempekerjakan beberapa crew juga. Ada beberapa Contract yang mewajibkan keberadaan Crew semacam ini untuk diselesaikan juga. Jangan lupa buat membuka lowongan kerja ya!

PENUTUP

Komen positif ’Wah, gila juga’ menjadi reaksi pertama ketika melihat dan bermain Moonrakers. Komen tersebut masih tetap bertahan hingga sekarang. Sampai saat ini, walaupun telah melewati beberapa kali permainan, saya masih menyukai gim ini. Aspek negosiasinya yang menjadi nilai plus buat saya, ditambah dengan komponen yang keren dan ilustrasi yang memanjakan mata. Dengan banyaknya kombinasi kartu yang ada, replay value gim satu ini juga cukup tinggi. Kamu perlu bermain bertiga biar bisa menikmati gim ini sepenuhnya.

Satu masukan terakhir dari saya: gunakan timer ketika bermain. Beberapa sesi negosiasi kadang berlangsung terlalu lama, dan membuat pemain jadi jenuh karena tidak masuk ke giliran mereka.

This website uses cookies. By continuing to use this site, you accept our use of cookies. 

id_IDID
%d blogger menyukai ini: